Duniaweb Blog

Your Interner Life Partner

Bercinta tanpa rasa tersiksa

Tentu tak nyaman rasanya bila kegiatan intim dengan pasangan terganggu hanya gara-gara Anda tak siap. Ketahui beberapa hal penting, agar Anda dan Si Dia bertambah romantis dan mesra.

Banyak perempuan menderita dan merasa kesakitan selama berhubungan intim dengan pasangannya. Menurut para ahli, rasa sakit ini dikenal dengan sebutan dyspareunia. Sebagian perempuan, ada yang merasakan sakit ini hanya sesekali saja, tapi ada juga yang merasakan sakit terus menerus setiap kali berhubungan seks.

Tak Ada Rangsangan Seksual
Tak adanya rangsangan seksual merupakan penyebab rasa sakit yang paling umum terjadi saat berhubungan intim. Jika tubuh perempuan siap untuk berhubungan seks, vaginanya akan melebar. Ketika ini terjadi, vagina pun menjadi basah. Vagina, tidak dibuat untuk dipenetrasi dalam keadaan tidak sedang terangsang. Jadi, jika Anda yakin sudah betul-betul terangsang tapi tetap merasakan sakit, sebaiknya segera konsultasikan diri ke dokter!

Siklus Sakit
Timbulnya rasa sakit tentu akan menghambat rangsangan seksual. Tanpa adanya rangsangan, rasa sakit akan jadi bertambah parah. Pengalaman rasa sakit pada saat berhubungan intim yang pernah dirasakan sebelumnya, membuat perempuan takut dan trauma akan merasakan sakit yang lebih lagi saat berhubungan intim.

Ketakutan ini tentu menghambat tubuh untuk bisa terangsang. Selanjutnya, tak adanya rangsangan akan menyebabkan rasa sakit yang lebih lagi, sehingga siklus sakit akan terus berlanjut.

Teknik Self Service
* Relaks. Relaks merupakan cara paling penting yang bisa Anda lakukan. Berendam, gunakan teknik tarik nafas dalam-dalam atau dengarkan musik untuk relaksasi.

* Hindari Konflik. Atasi masalah yang Anda hadapi dengan pasangan! Pastikan pula, pikiran dan hati memang terpusat pada keinginan untuk berhubungan seks, demikian juga dengan tubuh Anda. Jika ada sesuatu yang mengganjal atau pasangan membuat tak bahagia, cari segera jalan keluarnya.

* Lakukan Senam Kegel. Latihan panggul ini akan meningkatkan aliran darah ke area sekitar alat kelamin dan membuat tubuh Anda lebih peka terhadap sensasi atau stimulasi fisik apa pun.

* Nikmati Sensualitas. Sebelum berhubungan seks, nikmati dulu sensualitas yang Anda rasakan. Manfaatkan waktu yang ada dan biarkan tubuh sunguh-sungguh terpusat pada sentuhan sensasional yang memberikan kenikmatan.

* Oleskan Pelumas. Akan sulit menstimulasi area rangsang yang kering. Jadi, gunakan pelumas khusus untuk mempercepat proses, dan simpan pelumas di dekat tempat tidur.

* Stimulasi Sistem Syaraf Simpatetis. Olah raga, nonton film horor, atau naik roller coaster. Intinya, lakukan hal yang bisa mempercepat detak jantung dan mamacu adrenalin. Penelitian menunjukkan, pada kondisi ini tubuh akan memberi respons seksual lebih besar dalam 15-30 menit berikutnya.

Konsultasi Ke Dokter
Anda tak perlu khawatir jika tak ada satu pun teknik self service tadi yang tidak mampu bekerja maksimal untuk Anda. Kemungkinan besar segala penyebab rasa sakit bisa segera diobati begitu cara yang tepat sudah ditemukan. Anda mungkin perlu saran dari dokter atau ahli terapi psikoseksual.

Jika masih juga menderita sakit karena berhubungan intim, perlu juga dicari tahu apakah Anda tidak menderita kondisi-kondisi lain yang mendasar. Dokter mungkin akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti berikut:

* Apakah Anda merasakan sakit di sekitar vagina bagian luar atau bagian yang lebih dalam?
* Apakah rasa sakitnya hanya pada satu sisi atau pada kedua sisi?
* Apakah Anda menderita sakit pada tulang belakang?
* Bagaimana Anda menggambarkan rasa sakitnya? Apakah sangat sakit, ngilu, nyeri atau seperti ditusuk-tusuk?
* Apakah sakit yang dirasakan hanya pada saat berhubungan intim, atau bahkan sesudahnya Anda masih merasakannya?
* Apakah rasa sakitnya bervariasi, pada waktu yang berbeda atau pada posisi yang berbeda?

Jika rasa sakitnya terasa di bagian bawah perut atau pada satu sisi saja, harus periksakan diri ke dokter kandungan untuk mengetahui apakah ada gangguan seperti kista indung telur atau lainnya. Kemungkinan penyebab lainnya adalah rahim yang terbalik – kondisi alami di mana rahim miring ke belakang pelvis.

Pada kondisi ini, mungkin bisa berhubungan seks dengan posisi yang berbeda, di mana dorongan pasangan tak terlalu dalam, sehingga Anda merasa lebih nyaman. Namun, jika Anda masih terus merasakan ketidaknyamanan di area vulva, periksakan segera ke dokter!

Penyebab Sementara
* Melahirkan. Sering terjadi pada perempuan menderita sejumlah ketidaknyamanan usai melahirkan, terutama jika dilakukan episiotomy – guntingan untuk mempermudah kelahiran.

* Menopause. Hubungan intim mungkin lebih sakit setelah menopause karena tingkat hormon estrogen yang berkurang menyebabkan menipisnya dinding vagina. Tanyakan pada dokter soal krim estrogen, yang biasanya dapat mengatasi masalah secara cepat.

* Infeksi Saluran Kencing. Radang saluran kencing atau iritasi vagina, seperti luka atau radang pada vagina dan kutil pada alat kelamin juga bisa menjadi penyebab rasa nyeri. Begitu kondisi utama didiagnosa, serangkaian perawatan perlu dilakukan untuk mengatasi masalah yang diderita.

* Sensitif Terhadap Kondom. Anda mungkin iritasi terhadap kondom tertentu, krim kontrasepsi, atau pelumas.
Aline

Vaginismus dan Penanganannya
Rasa nyeri pada genital yang dialami perempuan ini bisa menjadi gangguan dalam kemampuan seksualnya. Salah satu gangguan seksual wanita yang disebabkan rasa nyeri ini adalah vaginismus. Gangguan berupa spasme atau ketegangan otot vagina ini menyebabkan penetrasi berlangsung sulit dan sangat menyiksa bagi sang perempuan.

Vaginismus sering terjadi pada perempuan yang baru pertama kali melakukan hubungan seks. Ini disebabkan adanya stres yang menyebabkan otot vagina ikut menegang. Namun, bisa juga terjadi karena pengalaman seks yang tak menyenangkan. Misalnya, saat pertama berhubungan seks kurang melakukan foreplay sehingga ketika dilakukan penetrasi terasa nyeri. Pengalaman ini lalu terekam dan menyebabkan trauma psikologis.

Selain disebabkan kondisi psikologis, vaginismus juga bisa diakibatkan adanya radang pada vulva (bagian luar vagina) atau endometriosis. Radang ini seringkali menyebabkan nyeri saat berhubungan intim sehingga menurunkan tingkat kenikmatan seksual yang didapat dan meningkatkan ketegangan.

Menurut dr. R. Muharram, Sp.OG (K), spesialis kandungan dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, vaginismu bisa menjadi gangguan seksual yang menetap bila tidak diterapi. Jadi, sebaiknya bagi pasangan yang menemui gangguan hubungan seksual akibat vaginismus harus menemui dokter untuk mendapatkan pertolongan.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk meringankan dan mengatasi vaginismu antara lain:
1. Konsultasi psikologi untuk menyelesaikan persoalan trauma psikologis.
2. Melakukan foreplay yang cukup sebelum penetrasi.
3. Peningkatan kualitas komunikasi dengan pasangan.
4. Konsumsi obat-obatan penenang, jika diperlukan.
5. Pengobatan terhadap endometriosis maupun infeksi yang terjadi pada vagina.
Laili Damayanti

Memperbaiki Kehidupan Cinta & Seks
1. Gairah
Pacu gairah dengan hal menyenangkan, walau hanya beberapa menit. Selalu siap untuk berhubungan seks dan tinggalkan pekerjaan saat gairah sedang meningkat.

2. Cintai Tubuh
Belajarlah mencintai dan bangga pada tubuh sendiri. Sadarilah, setiap bagian tubuh Anda adalah unik. Jangan membandingkannya dengan tubuh para model!

3. Buku Panduan Seks
Jangan malu membaca buku panduan seks. Kejutkan pasangan dengan membelikan buku ini lalu membacanya bersama untuk memancing gairah seks, dan mencoba gaya seks yang belum pernah dilakukan.

4. Jangan Malu
Katakan terus terang kepada pasangan bila Anda sedang bergairah. Ekspresikan keinginan seksual padanya. Tak mengapa sedikit liar, tapi menggairahkan.

5. Pemanasan
Nikmati fantasi dan terapkan saat berhubungan seks. Duduk santai, pejamkan mata, dan konsentrasi. Bayangkan belaian mesra, alunan musik romantis, dan aroma wewangian yang Anda siapkan untuk pemanasan.

6. Sentuhan
Jangan ragu mengatakan pada pasangan, sentuhannya membuat Anda sangat bergairah. Bisa saja Si Dia tak mengetahui erangan dan rintihan Anda merupakan ekspresi rasa nikmat, bukan kesakitan.

7. Ungkapan Cinta
Ungkapkan rasa cinta dengan sentuhan Anda. Jangan berikan pijatan ke seluruh tubuhnya dan berharap respons segera. Anda bukan sedang mengoperasikan mesih, tetapi sedang memberi kepuasan fisik dan menunjukkan rasa cinta.

8. Dunia Milik Berdua
Bila ingin hubungan seks dan kebersamaan yang lama, jadwalkan agar Anda tak diganggu telepon atau ketukan pintu. Jadwalkan kencan khusus untuk berdua demi kebersamaan dan kenikmatan.

9. Libur Romantis
Rayakan liburan Anda berdua dengan berhubungan seks di sofa, dalam suasana yang temaram dan romantis.

10. Kecupan
Jangan pernah lupa untuk selalu memberi kecupan mesra selamat pagi, berangkat kerja, kembali dari kantor, atau di saat akan tidur di malam hari.

March 20, 2009 - Posted by | General

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: